Kamis, 16 Agustus 2018 | 21:13 WIB

HATI HATI KPK SEKARANG RAJIN TURUN GUNUNG, KENA OTT RESIKO

foto

Administrator

dokument

Setiap pemangku kebijakan, harus memahami area rawan korupsi.  Tidak bosan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mewanti-wanti itu.

Dalam setiap kesempatan, ia selalu mengingatkan pentingnya memahami area rawan korupsi. Apalagi sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rajin turun gunung. Maka hati-hati, dan pahami area rawan korupsi.

“Sekarang KPK sedang turun ke bawah melakukan supervisi pencegahan korupsi khususnya kepada pemangku kebijakan dan kepada para calon (kepala daerah),” kata Tjahjo, usai melantik Sumarsono Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan di Makassar, kemarin.

Menurut Tjahjo, turun gunungnya KPK ke bawah, dalam rangka memperkuat sistem pencegahan. Lewat supervisi, diharapkan para pemangku kebijakan dan juga calon kepala daerah paham area rawan korupsi. Dan, tak berani macam-macam. Rangkaian supervisi komisi anti rasuah akan dilakukan ke berbagai daerah. Dilakukan secara  bersafari.

“Sekarang mulai di Bangka Belitung, Sumsel, dan dan besok ke Lampung. Dan saya akan hadir di seluruh daerah sampai satu bulan penuh. Setidaknya sudah memberikan warning bahwa hati-hati untuk memanfaatkan anggaran negara, anggaran pemerintah, aset-aset ataupun melakukan hal hal yang berkaitan dengan politik uang,” kata Tjahjo.

Intinya, pemerintah ingin membangun sistem pemerintahan yang bersih. Jika ada yang kena operasi tangkap tangan, itu resikonya sendiri. Karena sudah berulang kali diperingatkan.

“Kalau sudah OTT ya itu resiko sendiri,” ujarnya seperti dilansir humas kemendagri. (bung wir)