Senin, 20 Agustus 2018 | 12:37 WIB

TITIEK SOEHARTO,”GOLKAR GAGAL SUARAKAN ASPIRASI RAKYAT”

foto

Administrator

dokument

Siti Hediati Hariyadi sudah resmi mengundurkan diri dari Golkar dan melepaskan jabatannya sebagai anggota DPR RI. Titiek , sapaannya, menjelaskan alasan mengapa ia mundur dari Golkar.

Titiek menilai Golkar telah gagal menyuarakan aspirasi rakyat. Menurut dia, sebagai partai pendukung pemerintah, Golkar harusnya bisa menjadi penyambung aspirasi dari rakyat.

“Sesungguhnya Golkar sebagai partai besar, sebagai pendukung dan sahabat pemerintah, harusnya bisa memberikan masukan, tidak hanya sekadar mengekor dan asal bapak senang saja,” ujar Titiek usai konferensi pers di Kemusuk, Yogyakarta, Senin (11/6).

Dirilis kumparan.com, Putri Presiden kedua RI Soeharto ini menyatakan ia tak bisa berdiam diri karena Golkar tidak bisa menyuarakan aspirasi rakyat. Maka, ia menilai keluar dari Golkar merupakan satu-satunya cara.

“Oleh karena itu saya memutuskan untuk keluar dari Partai Golkar dan memilih untuk mementingkan kepentingan rakyat,” jelasnya.

Meski sudah keluar, mantan istri Prabowo Subianto ini tetap mengucapkan terima kasih kepada Golkar karena selama ini sudah memberikan kesempatan padanya untuk berkarya.

“Saat ini Golkar memiliki banyak politikus andal. Golkar tidak butuh saya, tapi saya dibutuhkan Partai Berkarya,” tutupnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Korbid Pratama DPP Golkar, Bambang Soesatyo mengaku, Golkar sama sekali tidak pernah bertikai dengan Titiek. Bahkan, kata dia, Titiek selalu bangga dengan Partai Golkar yang dibesarkan Ayahnya.

“Enggak (ada masalah), Mba Titiek tidak pernah mengeluh soal Golkar. Beliau selalu bangga dengan Golkar karena inilah salah satu yang dibesarkan oleh Ayahandanya,” katanya.

“Saya tidak melihat ada pertikaian, kita smooth-smooth saja. Makanya saudara Ketua Umum Airlangga mulus saja jadi Ketum. Tidak ada terjadi perdebatan yang serius di Partai Golkar,” imbuh Ketua DPR itu. (wir/kum)

http://www.soreangonline.com/2018/06/titiek-soehartogolkar-gagal-suarakan-aspirasi-rakyat/