Rabu, 23 Mei 2018 | 21:53 WIB

KEJATI JABAR DIMINTA BONGKAR KASUS DUGAAN KORUPSI PENGADAAN BUKU

foto

Administrator

Ilustrasi (foto bung wir)

SOREANGONLINE- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat diminta agar bisa membongkar kasus dugaan korupsi pengadaan buku sejarah senilai Rp 10 miliar lebih di Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

“Kasus ini jangan hanya berhenti sampai tersangka DS yang saat itu menjabat sebagai Kepala Bidang Sejarah dan Kepurbakalaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tapi lebih luas lagi,” pinta Direktur Center Budget Analisys (CBA) Uchok Khadafi kepada Soreangonline.com, Kamis 22 Februari 2018.

Menurutnya, tindak pidana korupsi tidak mungkin terjadi hanya dilakukan oleh seorang diri. Dan besar kemungkinan ada keterlibatan pihak lain, baik itu atasannya maupun bawahannya, pihak swasta dan lainnya.

“Jika kasus ini berhenti sampai disini dan tersangkanya tidak segera ditahan, maka kepercayaan masyarakat akan berkurang,” ujar Uchok.

Selain itu, masih aktifnya DS sebagai Sekertaris Dinas (Sekdis) Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung (jabatan baru DS) dinilai tidak berpihak kepada rasa keadilan masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jabar Raymond Ali mengakui jika hingga saat ini pihaknya belum melakukan penahanan terhadap tersangka DS. Hal itu merupakan  kewenangan penyidik.

Meski Kejaksaaan Tinggi Jawa Barat menetapkan DS, Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bandung, DS  sebagai tersangka, namun dia masih bernafas lega.

Tersangka DS yang kini menjabat sebagai Sekertaris Dinas (Sekdis) Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung, karena adanya perampingan dan perubahan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) itu hingga kini belum ditahan.

Ketika dikonfirmasi kepada Kadisdik Kab. Bandung, Juhana dan Kabag Hukum Pemkab Bandung, Dicky Anugrah mengenai keberadaan DS, apakah sudah ditahan atau belum. Keduanya tidak merespon.

DS ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan No: Print-60/O.2.1/Fd.1/01/2018 tanggal 31 Januari 2018, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku sejarah. (bung wir)

 

 

http://www.soreangonline.com/2018/02/kejati-jabar-diminta-bongkar-kasus-dugaan-korupsi-pengadaan-buku/