Senin, 10 Desember 2018 | 03:54 WIB

BUPATI BANDUNG BARAT ABU BAKAR LURUSKAN BERITA, AKUI DIDATANGI KPK

foto

Administrator

Bupati Bandung Barat, Abu Bakar (paling kiri) ditemani istrinya saat memberikan keterangan kepada wartawan.

SOREANGONLINE-Bupati Bandung Barat, Abubakar mengakui didatangi dua petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinasnya di Kota Baru Parahyangan, Padalarang Kabupaten Bandung Barat.

Kedatangan petugas KPK itu, terkait dengan kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Namun, ia kaget tatkala banyak berita bermunculan mengenai kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) dirinya oleh petugas KPK.

Untuk meluruskannya, Abubakar bersama istrinya Elin Suharliah, menjelaskan kepada wartawan, di halaman toko Jalan Raya Padalarang, Ciburuy, Selasa 10 Maret 2018 malam.

Dijelaskannya, dua orang petugas KPK itu datang untuk menggali informasi kepala SKPD di lingkungan Kantor Bupati Bandung Barat.

Ia juga mengaku tidak tahu menahu soal kabar penggeledahan dan penyegelan Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat oleh petugas KPK, pada siang harinya. Karena hari ini tidak datang ke Kantor Pemda Bandung Barat.

“Saya hanya ditanya apakah bersedia memberikan keterangan, dan akan memberikan jawaban sesuai yang dibutuhkan serta bersedia dimintai keterangan tambahan kalau ada kekurangan. Saya jawab bersedia,” kata Abu Bakar.

Ia memaklumi kehebohan yang ditimbulkan oleh kedatangan dua petugas KPK yang mendatangi dirinya, sehingga memunculkan spekulasi adanya OTT.

Setelah usai dimintai keterangan oleh petugas KPK sekitar pukul 20.00 WIB, Abubakar menandatangani berita acara. (gm)