Rabu, 24 Oktober 2018 | 13:17 WIB

Gerakan Pilihan Sunda (Gerpis) Resmi Dideklarasikan

foto

 Adi Permana/galamedianews.com

Gerakan Pilihan Sunda

JABARPOST.COM,-  Gerakan Pilihan Sunda (Gerpis) resmi dideklarasikan di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monpera), Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (27/12/2017). Melalui gerakan ini, diharapkan menjadi wadah lahirnya kader-kader pemimpin dari orang Sunda yang berkiprah baik di tingkat daerah maupun nasional.

Inisiator lahirnya Gerpis, Andri Perkasa Kantaprawira mengatakan, Gerpis merupakan perhimpunan perjuangan orang Sunda yang pernah ada sejak 1955 guna memperjuangkan representasi politik orang Sunda.

Menurutnya, pemimpin dari orang Sunda di nasional harus diperjuangkan karena siapa lagi yang akan mencintai negeri dan lemah cai (daerah) kalau bukan orang yang punya ikatan genetika dengan lemah cainya.

"Gerpis itu bukan hanya perjuangan. Ini adalah tempat kader kader terbaik putra-putri Pajajaran anyar," katanya ditemui usai deklarasi.

Berkaitan dengan Pilkada serentak 2018, dijelaskan Andri, Gerpis mengajukan dua strategi untuk mengetahui sosok yang pantas menjadi pemimpin. Pertama adalah karakter. Andri pun menegaskan, bahwa pemimpin kedepan harus berasal dari Sunda.

"Karakter apa yang diperlukan pimpinan Sunda di Pilgub? Kita ingin pemimpin yang lahir di Pilgub 2018 adalah Masagi. Motekar, Rancage, dan Hideng. Hideng ini yang paling susah karena alat kontrol dia mandiri dan bukan pemimpin boneka," ujarnya.

Kata Masagi berasal dari bahasa Sunda yang berarti, seimbang, ajeg, kokoh menuju kesempurnaan. Untuk menghasilkan kader yang layak jadi pemimpin, Gerpis berencana akan melakukan politik edukasi.

"Sebagai organisasi perhimpunan perjuangan kita sudah waktunya menghilangkan semua traumatik kultur bahwa orang Sunda itu penakut, orang Sunda itu elehan," tuturnya.

Terhadap beberapa Calon Gubernur Jawa Barat yang sudah mulai ramai disorot publik, Gerpis akan melakukan semacam uji kandidat mengenai kondisi di Jawa Barat.

Dijelaskan, ada tiga bahasan yang penting diketahui publik, pertama di Jabar tengah mengenai Reklamasi, Meikarta, Walini, Sumarecon, Citarum, Kereta Api Cepat. Kedua di Jabar Utara sebagai zona industrialisasi. Dan Jabar selatan sebagai zona konservasi pertanian dan perkebunan.

"Itu yang akan kita tanyakan, bagaimana mereka akan menjelaskan kepada publik. Kita akan keliling semua calon di undang, tiga tema itu akan tanyakan. Lalu kita akan memberikan politikal edukasi dan informasi yang sama," ujarnya.

Deklarasi Gerakan Pilihan Sunda (Gerpis) di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monpera), Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (27/12/2017).