Selasa, 19 Juni 2018 | 11:59 WIB

CAMAT MAJALAYA AJAT,”ATASI BANJIR PANGKAS CURUG JOMPONG”

foto

Administrator

Camat Majalaya, Ajat Sudrajat (Foto : Qorry Moa)

SOREANGONLINE-Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah sebaiknya melakukan pemangkasan atau penyodetan Curug Jompong untuk mengatasi banjir di wilayah Bandung Selatan.

Hal itu disampaikan Camat Majalaya, Ajat Sudrajat kepada Soreangonline.com, Rabu 13 Maret 2018  terkait banjir yang banyak terjadi  di daerah Dayeuh Kolot, Bale Endah, Majalaya dan sekitarnya,

“Curug Jompong yang merupakan air terjun di daerah Nanjung, Margaasih, Kabupaten Bandung merupakan sumber permasalahan,” katanya.

Sebab, lanjut dia, selama Curug Jompong tidak dipangkas, aliran Sungai Citarum yang menampung 14 anak sungai tidak cepat mengalir menuju bendungan Saguling.”Airnya malah ngantri dan balik lagi  sehingga terjadi banjir. Ibarat motol minuman,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi banjir Baleendah-Dayeuhkolot pada 13 Maret 2016, pihaknya menunggu hasil kajian Badan Litbang, bahwa kalau memang benar Curug Jompong menjadi kendala utama untuk pengendalian banjir akibat luapan air Sungai Citarum.

Namun, menurut Menteri Curug Jompong masih dianggap sebagai situs geologi, maka harus dipelihara. Salah satunya membuat terowongan untuk menambah kapasitas aliran air lewat Curug Jompong ini. Tanpa menambah kapasitas, aliran air tidak bisa menangani masalah banjir di hulu Citarum. (bung wir/qor)