Senin, 17 Desember 2018 | 13:42 WIB

GUBERNUR JABAR, PANGDAM, KAPOLDA DAN BUPATI MENYUSURI SUNGAI CITARUM

foto

Administrator

(Humas Pemkab Bandung)

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Pangdam III Siliwangi Jenderal Besar Harto Karyawan, Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dan Bupati Bandung, Dadang M. Naser, meninjau Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum di Sektor 6, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (26/9/2018).

Dengan menggunakan perahu, rombongan menyusuri Sungai Citarum lama di Oxbow dan bertemu dengan warga serta seniman yang tengah membuat mural di bawah jembatan biru Citarum.

“Saya sebagai Dansatgas Citarum bersama Pangdam Siliwangi, Kapolda dan Bupati Bandung memulai inisiatif dalam tiga minggu setelah dilantik. Dari awal visi dan misi, kalau ada krisis lingkungan yang harus diselesaikan adalah Citarum,” ujarnya.

Menurut dia, mulai dari hulu sungai Citarum di Situ Cisanti hingga daerah hilir, akan diperbaiki termasuk penegakan hukum. Manajemen perusahaan yang disanksi harus membersihkan sampah atau limbah agar mendapatkan efek jera.

Sementara Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan mengatakan, jumlah personil yang dilibatkan dalam program Citarum Harum ada sebanyak 1700 personil. Mereka fokus bekerja di 13 sektor dari 22 sektor Citarum Harum.

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser,SH,S.Ip.,M.Ip mengatakan agar percepatan pengendalian pencemaran di Citarum segera terwujud dengan penyelesaian Curug Jompong dan oxbow.

“Saya imbau BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum agar meningkatkan volume kerjanya, apalagi sebentar lagi masuk musim hujan,” harap bupati.

Bupati berterima kasih atas keberlanjutan Program Citarum Harum dengan melibatkan seluruh pihak termasuk masyarakat. Mulai dari pemerintah pusat, Gubernur Jabar hingga Bupati/ Walikota yang terlewati sungai Citarum, semua tugas dan kewenangannya.

“Semoga hasil peninjauan ini bisa menjadi bahan masukan dan pertimbangan bagi Gubernur selaku Dansatgas Citarum Harum dalam menentukan langkah terbaik sebagai upaya percepatan penataan restorasi DAS Citarum,” tuturnya.

Dalam tinjauannya di Sektor 6, Emil melihat ada potensi lain yang bisa dikembangkan. Emil mengatakan, di bantaran sungai tersebut sangat memungkinkan diubah menjadi tempat rekreasi atau ruang publik.

Bahkan di tempat itu, pada dinding di sekitar bantaran sungai, Emil menyumbangkan karya lukisan mural bersama Pangdam, Kapolda, Bupati dan seniman Tisna Sanjaya. (bung wir)