Rabu, 24 Oktober 2018 | 13:19 WIB

Jadi Sekolah Unggulan, Iriawan Kunjungi SMKN 1 Kelautan Cidaun

foto

Administrator

dokument

CIANJUR - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan mengunjungi SMKN 1 Cidaun di Kabupaten Cianjur untuk memastikan proses belajar mengajar dan fasilitas di sekolah yang spesifik ke bidang kelautan ini berjalan lancar pasca alih kelola oleh pemerintah provinsi. Kedatangannya ke sekolah tersebut juga merupakan salah satu rangkaian kerjanya ke wilayah Jabar selatan.

"Saya ingin memastikan fasilitas dan pembelajaran disini terlebih setelah alih kelola oleh Pemprov," katanya.

Iriawan yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jabar Ahmad Hadadi memeriksa satu-persatu fasilitas sekolah sekaligus langsung mendengar keluhan dan harapan dari para siswa, guru, orang tua dan tokoh masyarakat yang sudah menunggunya di aula sekolah. Dalam dialog tersebut para siswa dan guru mengeluhkan masih terbatasnya tempat pelatihan.

"Ada beberapa hal yang mereka sampaikan terutama tempat pelatihan dan memang akan segera kita tindak lanjuti," ujarnya.

Sekolah kelautan ini memang menjadi salah satu SMKN unggulan di Jabar. Sekolah berbasis potensi daerah ini sejak berdirinya tahun 2003 kini telah meluluskan 12 angkatan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2015 lalu bahkan telah menetapkannya sebagai sekolah rujukan.

Iriawan mengatakan siswa lulusan SMKN 1 Cidaun tak perlu khawatir ketika akan mencari kerja. Sebab menurutnya belum banyak masyarakat yang memiliki keahlian khusus kelautan. Ditambah perusahaan swasta maupun pemerintah masih banyak membutuhkan SDM bidang kelautan.

"Tentu setelah lulus mereka punya keahlian khusus di bidang kelautan dan perikanan yang akan mudah mencari kerja karena sudah jelas. Bahkan saya dapat laporan tidak sedikit lulusannya yang bekerja di luar negeri," tuturnya.

"Kami pun nanti akan membantu dan mengarahkan untuk lapangan pekerjaan," tambah Iriawan.

Dengan hadirnya sekolah unggulan di wilayah selatan Jabar yang jauh dari pusat kota seperti di Cidaun ini, Iriawan berharap para orang tua tidak harus menyekolahkan anaknya jauh ke perkotaan. Sebab Pemprov Jabar menargetkan setiap satu Kecamatan terdapat minimal ada satu sekolah unggulan.

"Pokoknya kita lengkapi apa kekurangan di tiap sekolah, ini agar mereka sekolah tidak jauh-jauh harus ke kota cukup di daerahnya karena telah memadai, termasuk infrastruktur jalannya," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Iriawan juga berdialog dengan para nelayan di Cidaun. Salah seorang nelayan mengeluhkan penghasilannya berkurang karena seringnya terjadi gelombang tinggi yang menyebabkan tidak bisa melaut. Padahal kekayaan di laut selatan Jabar ini sangat melimpah. Menanggapi hal itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Maluku Utara untuk menjalin kerja sama. Rencananya nelayan di kawasan Cidaun akan dibawa ke Maluku Utara untuk melaut dan diberikan pelatihan.

"Kita tahu laut selatan ini cukup besar gelombangnya dan nelayan hanya melaut apabila cuacanya memungkinkan. Karena itu kita tawarkan apabila ingin meningkatkan kesejahteraan kita akan berkoordinasi dengan Pemprov Maluku Utara bekerjasama agar nelayan kita bisa berhijrah kesana, tapi tidak untuk menetap hanya sementara. Ini sebagai wujud perhatian kita pada nelayan," jelas Iriawan. http://www.jabarprov.go.id/index.php/news/29194/2018/08/03/Jadi-Sekolah-Unggulan-Iriawan-Kunjungi-SMKN-1-Kelautan-Cidaun