Senin, 20 Agustus 2018 | 12:40 WIB

Jabar Raih Penghargaan Tertinggi Parasamya Purnakarya Nugraha

foto

Administrator

dokument

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi satu-satunya Pemerintah Provinsi, dengan kinerja tertinggi nasional selama tiga tahun berturut-turut pada tahun 2014, 2015, dan 2016, sehingga berhak mendapatkan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden Republik Indonesia  yang ditetapkan Kepres Nomor 24/TK tahun 2018.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menerima langsung penghargaan yang diserahkan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, (25/04/2018).

"Pertama tentu bersyukur kepada Allah SWT, pada saat yang sama saya nyatakan ini prestasi bersama, ini penghargaan untuk semua masyarakat Jawa Barat, untuk semua stakeholder pembangunan," ungkap Aher.

Aher juga menuturkan bahwa penghargaan yang diraihnya merupakan sebuah tanggung jawab yang telah terselesaikan. Suatu tugas yang dilaksanakan dengan sebaik-baiknya secara amanah.

"Kemudian dinilai keberhasilannya, kemudian ada penghargaan, penghargaan kan di ujung, dan harus memicu prestasi lain, kinerja lain, itu maknanya," kata Aher.

Terkait dirinya yang akan habis masa jabatan sebagai Gubernur Jawa Barat Periode 2013-2018, ia menyatakan bahwa kiprahnya ke depan dalam memajukan bangsa pada umumnya, dan Jawa Barat khususnya, akan terus ia usahakan baik secara formal lewat jalur pemerintahan ataupun secara informal dengan sistem di luar pemerintahan.

"Itu harus kita laksanakan, kita tidak boleh berhenti berkarya, jadi justru kita akan dinilai oleh siapaun karena karya kita, karena manfaat yang dirasakan oleh masyarakat," kata Aher.

"Saya punya teori kesalehan sosial ya, jadi kesalehan sosial, atau ketakwaan sosial itu adalah, saat seseorang hadir ditengah masyarakat, dan masyarakat yang hadir disekitarnya merasakan manfaat kehadiran saya, dimana sekarang saya hadir sebagai Gubenur. Mudah-mudahan prestasi sosial kita menjadi baik juga di mata Allah SWT," tuturnya.

Aher menyebutkan bahwa dihitung dari janji-janji Gubernur saat kampanye, maupun yang termaktub di RPJMD, Pemerintah Pusat menilai keseluruhannya terpenuhi lebih dari 90 persen-nya.

Tentu disamping itu, ada hal-hal baru yang berkembang yang tidak masuk di RPJMD. Seperti misalnya pengembangan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu,  akhirnya Pemprov Jabar berhasil mengorbitkan Nasional Geopark tersebut menjadi UNESCO Global Geopark (UGG)."Itu di luar janji Gubernur yang terlaksana dan sukses," kata Aher. http://www.jabarprov.go.id/index.php/news/28122/2018/04/25/Jabar-Raih-Penghargaan-Tertinggi-Parasamya-Purnakarya-Nugraha