Senin, 16 Juli 2018 | 21:17 WIB

MTQ XXXV: Aher Ajak Umat Islam Bumikan Al-Qur'an

foto

Administrator

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher)

KAB. SUKABUMI - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) kembali mengingatkan  tentang kewajiban umat Islam terhadap kitab suci Al-Qur'an. Ada banyak kewajiban yang harus dilakukan untuk menghadirkan Al-Qur'an dalam kehidupan nyata.

Aher mengungkapkan hal tersebut dalam acara Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXV Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 di Alun-Alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu malam (14/4/18).

MTQ diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk memilih yang terbaik. Lebih jauh lagi, Aher mengajak umat Islam agar lebih memuliakan, mengagungkan, dan membumikan Al-Qur'an di bumi Jawa Barat.

"Mari kita hadirkan sejumlah kewajiban kita terhadap Al-Qur'an ini," ajak Aher dalam sambutannya.

Kewajiban pertama dan yang utama adalah kita mengimani seluruh Ayat Al-Qur'an yang turun kepada Nabi Muhammad SAW. "Pilihan kita di hadapan Qur'an hanya dua, beriman atau tidak beriman. Kita harus mengimani seluruhnya, tidak bisa kita meninggalkan satu ayat pun dari Al-Qur'an untuk kita ragukan dan tidak kita yakini," jelas Aher.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat, mari kita imani Al-Qur'an seluruhnya, sepenuhnya, yakin seyakin-yakinnya bahwa Al-Qur'an adalah benar dari Allah SWT," tambahnya.

Kewajiban kedua, terhadap Al-Quran kita harus membaca, men-tadzaburi, dan melaksanakannya dengan baik. Membaca Al-Qur'an adalah ibadah kita kepada Allah. Kata Aher, tidak ada bacaan yang hanya dengan membacanya saja mengandung ibadah dan pahala kepada Allah, kecuali membaca Al-Qur'an.

"Kewajiban kita terhadap Al-Qur'an yang lain adalah, mari kita laksanakan Al-Qur'an dengan baik dalam kehidupan kita, dan kita yakini dengan baik," ajak Aher.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Jawa Barat Kementerian Agama, A. Buchori mengatakan bahwa Al-Qur'an adalah sumber utama ajaran Islam sesungguhnya, yaitu ajaran Rahmatan Lil'alamin.

"Secara substantif kegiatan ini (MTQ) semakin memperkuat keyakinan kita bahwa Al-Qur'an adalah sumber utama untuk merujuk ajaran Islam sesungguhnya. Sebagai ajaran yang rahmatan lil'alamin, untuk menuju peradaban Indonesia yang wasatiyah," seru Buchori dalam sambutannya.

Hal lain, Buchori menilai MTQ menjadi syiar dalam mengaktualisasikan ajaran dan nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an. Secara kultural MTQ juga menjadi ajang silaturahim antara ulama, santri, dan masyarakat.

"Oleh karena itu, peran dan kebijakan Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Daerah dalam membangun dan mengelola, juga mengembangkannya melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) menjadi strategis dalam upaya membangun, menjaga keberagaman di masyarakat," papar Buchori. http://www.jabarprov.go.id/index.php/news/28050/2018/04/15/MTQ-XXXV-Aher-Ajak-Umat-Islam-Bumikan-Al-Quran